Daftar

Sabtu, 13 Oktober 2012

Mengatasi Proteksi Klik Kanan pada Website


Bagi orang yang sering berselancar di dunia internet, mungkin pernah menemukan sebuah website yang tidak diperbolehkan untuk mengklik kanan mouse dengan memasang sebuah script dari java script agar isi posting tidak dapat di copy dengan klik kanan mouse, memang sungguh sangat menjengkelkan, karena terkesan website tersebut terlalu menjaga agar postingnya tidak dapat di copy, sementara posting tersebut mungkin dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas sekolah.
Tapi apapun yang mereka lakukan untuk memprotek posting mereka agar tidak dapat di copy, sebenarnyapercuma dan sia sia saja. Karena bagaimanapun juga tetap saja posting mereka dapat di copy dan disimpan di file pengunjung.
Ada beberapa cara untuk mengcopy website mereka antaralain :
  1. Dengan menyimpan Website mereka ke file berbentuk HTML, caranya, pada brows klik menu file, Save Page As, maka website mereka dapat tersimpan beserta posting mereka di file komputer kita dan kita dapat membukannya secara off line
  2. Dengan menyorot artikel mereka kemudian menekan tombol Ctrl+C, kemudian di pastekan di program Notepad, maka isi posting mereka sudah tercopy ke komputer kita. apalagi bila dipaste di microsoft word, maka seluruh isi posting mereka berikut gambar-gambarnya dapat kita ambil menjadi sebuah file word
  3. Dengan cara menggunakan tombol Print Screen, kemudian di pastekan dengan menggunakan program adobe Photoshop atau Pain brush dan simpan dalam file berbentuk tif kemudian dengan menggunakan fasiltas menu Recognize text using OCR, lalu setelah menjadi teks gunakan menu Send text to word.
  4. Dapat juga dengan cara mendisable atau menon aktifkan program java script, yang mencegah klik kanan dengan menggunakan sebuah addons mozilla firefox, nama program tersebut adalah RightToClick, silahkan Download Disini bila keluar pesan tidak dapat klik kanan, centrang kotak stop Klik kanan kemudian klik Ok, maka anda bisa menggunakan klik kanan mouse sepuasnya
  5. Bisa dilakukan dengan cara “Mendisable JavaScript“, disemua browser ada fungsi ini. Silakan lakukan eksperimen untuk mencari dimana letak informasi mengenai “Disable JavaScript“, berikut ulasan penjelasannya:

    Disable JavaScript in Internet Explorer (IE)

    1) Buka Internet Explorer (IE)
    2) Pada Menu Navigasi Klik: Tools – Internet Options
    3) Pilih Pada: Security Tab – Custom Level
    4) Scroll Down sampai ketemu “Active Scripting”dan Klik “Disable
    5) Ok.

    Disable JavaScript Mozilla Firefox

    1) Buka Mozilla Firefox
    2) Pada Navigasi Menu Klik: Tools – Options
    3) Kemudian Klik: Content tab, Un-check “Enable JavaScript
    4) Ok

    Disable JavaScript Google Chrome

    1) Pada Google Chrome ShortcutKlik Kanan ->Pilih Properties.
    2) Pada field textbox “Targeted file“, tambahkan “-disable-java”pada bagian belakang.
    1
    2
    <span style="color: #ff0000;">"C:\Documents and Settings\Administrator.SNAKE\Local Settings\Application Data<span style="color: #000099; font-weight: bold;">\
    </span>Google\Chrome\Application\chrome.exe"</span> <span style="color: #660033;">-disable-javascript</span>
Jadi sebenarnya percuma saja kan fasilitas tersebut dipasang di website :)

IDM 6.12 Final Build 22 Full Patch


Seperti biasa sobat pecinta download,IDM kembali merilis update terbarunya yang kini sudah mencapai versi 6.12 Final build 22,jadi buat pecinta IDM jangan lupa diupdate IDM nya,





Link Download :




SEMOGA BERMANFAAT :D

Melindungi Komputer dari Virus Flashdisk


Setiap hari banyak virus yang bertebaran melalui flashdisk, berikut adalah cara untuk melindungi komputer dari virus yang berasal dari flashdisk dengan menonaktifkan fungsi autoplay pada policy setting. Kali ini kami akan share cara melindungi komputer dari virus-virus tersebut. Cara ini berlaku di Operating SystemWindows Vista / 7.
Setiap saat kita menghubungkan komputer dengan removable-media seperti flashdisk, memory card ataupun CD/DVD, maka jendela autorun Windows akan tampil di layar komputer secara otomatis. Sebenarnya fungsi tersebut bertujuan untuk memudahkan user, karena menyediakan beberapa menu seperti membuka folder, memainkan video/music (jika berupa terdapat file multimedia, dsb.
Akan tetapi, fungsi tersebut bisa jadi berbahaya bagi keamanan komputer. Selain internet, media eksternal merupakan sarana penyebaran virus terbesar. Ketika sebuah media penyimpanan eksternal yang mengandung virus terhubung pada komputer dan Anda langsung membukanya menggunakan menu ‘Open files to view files’ yang ada pada autorun Windows, maka virus langsung masuk ke sistem komputer Anda. Terlebih virus-virus yang bisa aktif secara otomatis seperti Autorun.inf dan kawan-kawannya.
Bagaimana cara mengatasinya? Tentu saja dengan menekan tombol ‘cancel’ setiap kali jendela autorun muncul, atau lebih mudah lagi jika Anda menonaktifkan fitur autorun pada Windows Anda. Men-disable fitur autorun Windows memang sangatlah disarankan demi keamanan komputer dari penyebaran virus melalui media-media eksternal.
Menonaktifkan Fitur Autorun pada Windows
Langkah Pertama:
Buka jendela dialog Run melalui Start Menu atau dengan cara tekan tombol Windows + R pada keyboard. Setelah jendela Run terbuka, ketika gpedit.msc dan klik OK.
Setelah itu, jendela Local Group Policy Editor akan tampil di layar komputer.
Langkah 2:
Pada jendela Local Group Policy Editor, klik Computer Configuration –> Administrative Templates –> Windows Components. Di bawahnya Anda akan menemukan AutoPlay Policies. Di situlah letak pengaturan fitur Autorun Windows.
Langkah 3:
Pada bagian kanan AutoPlay Policies, klik kanan pada Turn off AutoPlay, dan pilih Edit. Kemudian pada jendela baru yang muncul, pilih Enabled.
Klik tombol Apply dan OK untuk menyelesaikannya.
Sekarang fitur Autorun tidak akan muncul lagi di komputer Anda setiap saat Anda menghubungkannya media/drive eksternal.